FTV FANTASI ANAK
LEGENDA KALIBAKUNG
By. YS. Khuria Sa’adah
SINOPSIS
Biang (14 th),Ciut (13 th), Ucil (11 th), Lunar (13 th), dan Gendis (12 th). Biang yang tertua sebagai bosnya (dalam pola pikir anak-anak). Pada suatu ketika mereka ingin sekali memancing tetapi tidak tahu dimana tempat yang banyak ikannya…..cling!!!! Ciut menemukan sebuah tempat yang banyak ikannya yaitu disebuah sungai tanpa nama tetapi kata warga sekitar sungai tersebut sangat menyeramkan dan konon dihuni oleh seekor ular raksasa. Tapi Biang dan teman lainnya menertawakan Ciut, mereka tetap nekad untuk pergi memancing bahkan mereka semakin penasaran akan sungai tersebut.
Ketika memancing sebagian dari mereka mendengar suara perempuan sedang menangis dan arahnya terdengar dari semak-semak. Mereka sedikit ketakutan tetapi mencoba mendekat suara itu. Mereka terkejut, yang mereka lihat adalah seekor ular yang amat besar berwarna merah jambu, mereka langsung lari berhamburan karena ketakutan. Tapi ular itu sengaja membuat mereka tersandung oleh ekornya sehingga mereka semua terjatuh, ular itu bermaksud meminta pertolongan untuk mengembalikan kutukannya sebagai agar menjadi manusia kembali. Ular itupun menceritakan bahwa dulunya ia adalah seorang putri bernama putri Sutra yang mencintai seorang pemuda pengelana bernama Suta. Namun, hubungan mereka tidak disukai oleh kakaknya putri Selenda yang kemudian meminta dukun tua jahat bernama Ki Gledeg untuk mengutuk mereka menjadi ular raksasa yang berganti menjadi nama Sarasutra dari putri Sutra dan Sarasuta dari pemuda pengelana bernama Suta. Putri Selenda sengaja mengubah nama mereka agar tidak diketahui oleh siapapun termasuk seluruh keluarga kerajaan. Kutukan itu tidak akan membuat mereka menjadi manusia seutuhnya tetapi setengah ular yang menjadi penunggu sungai tersebut yang dulunya sebagai sumber untuk kehidupan di negeri Bakung dan penduduk kerajaan menamai sungai itu Kalibakung.
Sarasutra ingin Biang dan teman-temannya membantu menyelamatkan kekasihnya Sarasuta yang dikutuk menjadi ular tetapi diperbudak oleh Ki Gledeg. Ki Gledeg tinggal di gua yang dikelilingi oleh hutan rimba dan dijaga oleh beberapa binatang buas yang dikutuk ki Gledeg yang dulunya manusia. Mau tidak mau mereka harus membantu Sarasutra menyelamatkan Sarasuta dengan cara mendatangi rumah dukun itu. Sarasutra memberikan kalung berliontin batu temunggul ungu untuk menjaga mereka.
Merekapun mencari keberadaan hutan itu berada hingga berhari-hari sampai akhirnya ditemukan. Ki Gledeg tidak mengetahui kedatangan Biang dan teman-teman karena sedang meninggalkan gua. Mereka melihat gua itu dikelilingi oleh seekor ular raksasa, mereka yakin itu adalah Sarasuta. Mereka mendekati ular itu dan menceritakan tujuan mereka. Sekembalinya Ki Gledeg, ia marah dan tak mengijinkan membawa pergi Sarasuta. Ki Gledeg dan Sarasuta bertarung, tetapi ditengah pertarungan Sarasuta kalah dan nyaris terkena semburan mematikan dari tongkat sakti Ki Gledeg tetapi berkat pertolongan liontin batu temunggul yang Biang lemparkan kearah semburan.....seketika semburan terserap ke batu temunggul ungu dan seketika hancur berkeping-keping. Mereka berlari meninggalkan hutan terkutuk itu, Ki Gledeg tak sanggup mengejar Biang dan teman-temannya dengan kondisi tubuh yang tiba-tiba melemas karena seluruh kesaktiannya terkuras habis melalui semburan yang telah terserap oleh batu temunggul yang telah hancur.
Tiba di sungai, Sarasuta bahagia akhirnya kembali bersatu dengan kekasihnya Surasutra berkat keberhasilan Biang, Ciut, Ucil, Lunar dan Gendis dalam menyelamatkannya. Sedangkan mereka tidak ada yang tahu nasib putri Selenda saat ini yang sebenarnya juga dikutuk menjadi binatang buas dihutan rimba karena tidak mampu memenuhi janji dari Ki Gledeg dahulu. Walau mereka setengah manusia setengah ular tetap bahagia dan akan menjaga sungai tersebut selama-lamanya serta diperbolehkan memancing, mengambil air dan lain-lain bagi orang-orang tertentu saja yang berniat baik.
Biang dan teman-temannya mengembalikan nama sungai itu yang sekarang tak bernama menjadi Kalibakung, kali berarti sungai dan bakung nama negeri Bakung agar Sarasutra teringat akan negerinya.
Sepasang kekasih bahagia dan warga setempatpun tak takut lagi untuk mengambil air dan memancing di Kalibakung tersebut begitu juga Biang dan teman-temannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar Donkkkkk ;-D :