Jumat, Maret 19, 2010

rINDU?????Bohong!!!!!

Gelagat cintamengiringi ayunan langkah kaki.
Hentakan kaki namun tak bersuara, hanya ada rasa yang menggetarkan seluruh tubuh.
Keceriaan meneriakkan rasa sedih yang telah berlalu.
Kerinduan menyembunyikan isak tangis dan air mata.
Beranda hati tak lagi ada yang hendak menghampiri walau sekedar bersinggah sejenak.
Kesunyian meninggalkan kedamaian di pojokan rumah.
Pelita malam bersembunyi dibalik gubuk kosong, tetapi menyeruakkan aroma semerbak melati dan udara nan semejuk.
Gundukan pasir berdebu kmian terkikis angin yang berlari dengan waktu, mengejar masa yang akan datang.
Penantian pada penguasa cinta mulai berjalan perlahan seiring detak jantung yang seirama dengan bibir yang berucap.
Berjongkok menepuk-nepukkan tangan, menanti tengah di dermaga ujung penantian.
Hamparan kerinduan siap menyerang kalbu demi sesuap cinta.

Satu kesedihan mendorong air mata yang enggan menitikkan jua. Bahagialah aku.
Haus akan ketenangan hati menerortiada menduga.
Mengunjungi dermaga, kini kosong tiada aroma semerbak, namun menjelma bangkai yang tak terpikirkan.
Senyum ceria berhaluan menjadi renungan yang tidak dan takkan pernah berujung.
Kesendirian menyudutkan menjadi bayang-bayang semu.
21 05 '07

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Donkkkkk ;-D :