Jumat, April 20, 2012

Coba Mengerti Atas Kawand

menulis
Mimpi Seperempat Realita
Sungguh sejenak membuat dirinya termenung, karena hingga kini dirinya masih didapati sendiri tak berkawan hati, yach mungkin kata anak muda jaman sekarang tiada punya pacar. Ketika ku berada disampingnya memang terasa selalu dengan suasana yang memukau namun sebetulnya dari balik wajahnya sungguh menyimpan hampa batin yang cukup mendalam. Hebatnya tatapanku mampu menilainya tentang bagaimana yang dirinya rasakan saat ni, hanya saja keceriaannya ia kerahkan berusaha untuk menutupi lemah batinnya karena sepi teramat mendalam. Hal ini dikarenakan jika lagatnya dipahami betul-betul maka kan temukan kejanggalan tentang tingkahnya, cara berpikirnya, cara menyikapi masalahnya, cara menjaga hubungannya dengan kawan-kawan dekatnya. Memang seakan menurut orang-orang ini adalah sikap biasa bahkan dianggap sebagai kepribadian aslinya yang sudah melekat dalam hidupnya. Hmmmmm sepertinya tidak sepenuhnya pandangan seperti mereka itu bisa menjadi pembenar, kemungkinan ada alasan yang membuatnya bersikap seperti sekarang ini.

Lagi-lagi bukan itu saja (masalah asmara saja) tetapi banyak sekali yang tidak orang lain tahu, padahal sering kali terucap oleh