Minggu, Januari 10, 2010

(sinopsis puisi "PERON")

PENANTIAN

Dalam sebuah penantian panjang
Tak kutemui tepian
Dalam sudut keheningan waktu
Mengingatkanku saat dulu bersama
Dalam masa-masa indahku berdua
Inilah saatnya aku berdiri dalam sebuah penantian
Angin yang tak lagi membisik
Nyanyian burung yang tak lagi kudengar
Gemuruh batin menyeruakkan aroma kerinduan padanya
Saat kita bersama
Pada cinta yang beradu dalam satu perjuangan
Takkan pernah lelah memperebutkan sebuah kemenangan
"KEMENANGAN BANGSA"

Ha.....hahahahaha......haa............
Kita berhasil.........
Kita berhasil..... merebut kemerdekaan

Tapi.....(menangis merintih)
Aku tak berhasil selamatkan diri
Dari mereka yang tlah merobek hingga ulu hati
Aku tak berhasil.....menggenggam erat tangannya
(menangis...........)

Aku menanti
Aku menantinya
Dalam tangisku......dan................
Kini........
ha.....hahahaha..............haa...........
Gila.........
Gilaaaaaaaaaaaaaaaaaa...................


PERTEMUAN

Bahagia..........
Bahagia.................
Bahagia menyelimuti kalbu
Kau semaikan
Kau tumbuhkan bunga-bunga cinta yang layu tertelan waktu
Engkau pertemukan kami
Engkau persatukan kami
Engkau rebah dan kembangkan saya-sayap cinta
Bunga-bunga mekar bersemi kembali
Lebah-lebah menghampiri jiwaku yang telah lama sepi

Sungguh manis..............
Sungguh Indah...............
Sungguh............
Sungguh.............(menangis dan merenung sejenak)
Sungguh menyedihkan.......
Tanpa sebab jiwa kami kian menjauh
Menjauh.....dan............lenyap
Kau lenyapkan kami tiba-tiba
Kau pisahkan kami dari kerinduan cinta
Hingga ujung waktu


Karya: YS. Khuria Sa'adah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Donkkkkk ;-D :